header_ads

PKL Dihajar SatpolPP

CIBINONG - Pedagang Kaki Lima (PKL) membanting tulang mencari nafkah dengan menjajakan barang dagangannya, belum untung diraih malah babak belur dihajar petugas.

Tindakan semena - mena yang dilakukan oknum petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor kepada sejumlah PKL pasar malam di Nanggewer Kabupaten Bogor berbuntut urusan hukum.

Dua orang pedagang menderita luka yang cukup serius akibat dianiaya oknum petugas, membuat keduanya dilarikan dan ditindak medis di ruang Unit Gawat Darurat RSUD Cibinong.

Barang dagangan yang dijajakan ikut rusak akibat tindakan represif dari Satpol PP tersebut.


"Saya sedang berada di Polres Bogor. Saya sedang melaporkan kasus penganiayaan yang menimpa saya. Badan saya luka-luka karena dikeroyok Satpol PP," kata koordinator pedagang, Martin.

Kejadian tersebut mengakibatkan lima korban. Dua orang berasal dari pedagang dan tiga orang dari satpol PP. Aksi represif yang dilakukan Satpol PP ini sangat disesalkan.
Pasalnya, dalam penertiban ini Satpol PP tidak dibekali dengan surat tugas apa pun. 


"Tidak ada surat peringatan apa pun yang dilayangkan oleh Satpol PP," kata pedagang, yang enggan disebutkan namanya. (ken/ajat)






Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com



 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.