Rotasi Eselon IV dan V Guna Pengayaan
CIBINONG - Proses alih tugas memberi makna bagi pengayaan pengalaman kepemimpinan dalam menghadapi tantangan kompetensi untuk membangun unit kerja yang bersih, sehat dan kuat dengan kinerja yang berkualitas.
Hal ini diutarakan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Hj. Nurhayanti melantik 144 Pejabat Eselon IV dan V serta Pejabat Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah (P2UPD) dilingkungan Pemkab Bogor.
Pelantikan yang berlangsung Selasa (8/1/2013) bertempat diruang Serbaguna I Pemkab Bogor itu, didasarkan atas Keputusan Bupati Bogor Nomor 821.4/004/Kpts-SEKDA/2013 tanggal 7 Januari 2013.
Ratusan Pejabat yang dilantik tersebut pada umumnya menduduki jabatan sebagai Kepala UPT, Kasubbag Tata Usaha dan Kepala Seksi pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Kecamatan maupun Kelurahan, serta Pejabat Pengawas Pemerintahan dan Auditor pada Inspektorat dilingkungan Pemkab Bogor.
Empat pejabat diantaranya, menduduki jabatan sebagai Lurah, masing-masing yaitu, Bangun Septa Siswa sebagai Lurah Karang Asem Barat Kecamatan Citeureup, kemudian Rameni sebagai Lurah Puspanegara Kecamatan Citeureup, selanjutnya Dwi Asih Rachmawati sebagai Lurah Nanggewer Kecamatan Cibinong, serta Heriyana sebagai Lurah Cibinong Kecamatan Cibinong.
Empat orang lainnya yang juga turut dilantik dan diambil sumpahnya dalam kesempatan tersebut yaitu menduduki jabatan sebagai Kepala Sub. Bagian dan Kepala Seksi pada Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bogor, yakni Iwan Setiawan sebagai Kepala Sub. Bagian Keuangan, kemudian Rudi Fahrudin sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, selanjutnya Mohamad Dadang Iwa Suwahyu sebagai Kepala Seksie Pelayanan Informasi pada Bidang KIP serta Eli Nurhayati sebagai Kepala Seksie Standarisasi dan Audit pada Bidang Telematika.
Dihadapan ke-144 Pejabat Eselon IV yang dilantik tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Hj. Nurhayanti meminta, agar mereka meniatkan hati untuk memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan tugas.Menurutnya, hal ini agar proses alih tugas ini benar-benar memberi makna bagi pengayaan pengalaman kepemimpinan dalam menghadapi tantangan kompetensi untuk membangun unit kerja yang bersih, sehat dan kuat dengan kinerja yang berkualitas.
Hj. Nurhayanti juga meminta, khusus kepada para pejabat struktural dilingkungan Kantor Layanan Pengadaan Barang dan Jasa, agar diawal tahun 2013 ini hendaknya sesegera mungkin menata personalia dan sarana prasarana untuk mempersiapkan pengadaan barang dan jasa sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yanag berlaku, terutama kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan publik.
“Dalam hal ini saya menekankan pentingnya kehati-hatian dan penguasaan yang mendalam terhadap peraturan perundang-undangan yang mendasari pengadaan barang dan jasa guna menghindari dampak hukum akibat kekeliruan pemahaman mengenai proses dan mekanisme pelaksanaannya”. Tegas Hj. Nurhayanti
Hj. Nurhayanti mengingat dalam kesempatan ini juga dilantik Pejabat Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Di Daerah (P2UPD) yang bertugas pada Inspektorat, dirinya memiliki harapan bahwa kedepan upaya pengawasan terhadap penyelenggaraan teknis urusan pemerintahan diluar pengawasan keuangan akan sama ketatnya dengan pengawasan keuangan.
"Bukan hanya indikasi penyimpangan keuangan yang akan terdeteksi engan segera, akan tetapi juga setiap elemen penyelenggaraan pemerintahan akan memperoleh pengawasan yang intensif, termasuk pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, implementasi peraturan daerah dan peraturan kepala daerah, serta pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan," tambahnya. (ice)
Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com
Tidak ada komentar