Warga Keluhkan Layanan Kesehatan
KLAPANUNGGAL - Warga Klapanunggal keluhkan layanan kesehatan.
Seorang penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Klapanunggal,
Yanti, mengeluhkan pelayanan RS. M.H Thamrin Cileungsi yang mewajibkan
pasien membayar uang muka terlebih dahulu sebelum mendapatkan perawatan.
“Ketika saya mengantar warga kerumah sakit tersebut, kami diminta uang
muka sebesar Rp 2 juta dan saat memperlihatkan kartu Jampesehat tidak
digubris, saya mohon agar kedepannya tidak ada lagi rumah sakit yang
melayani pasien seperti itu”, ungkapnya.
Menyikapi laporan itu, Bupati Bogor Rachmat Yasin mengingatkan kepada
para petugas rumah sakit harus ikhlas dan atasi dulu pasiennya, masalah
bayaran bisa belakangan. Hal ini disampaikan di gedung serbaguna PT Holcim Tbk Naragong, Kecamatan
Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Rabu, (3/4/2013).
Bupati memperhatikan keluhan
warga tentang kerusakan ruas jalan Narogong yang disampaikan oleh Camat
Klapanunggal Asep Mulyana. Bupati berjanji ruas jalan tersebut akan
dilebarkan dan diperbaiki pada tahun ini. “Segera perbaiki jalan ini,
pada bulan April dan mei akan dilakukan perbaikan dan pelebaran ruas
jalan”, katanya. Dalam Boling kali ini, Bupati menyerahkan bantuan
sosial bagi pengobatan dan modal usaha kepada 90 warga Kecamatan
Klapanunggal.
Bantuan tersebut diserahkan kepada
Jumin dan Nasah warga Desa Bojong, Erum warga Desa Ligarmukti, Ocah
warga Desa Kembangkuning, Iman Syah warga Desa Nambo, Rudi Efendi warga
Desa Klapanunggal, heti dan Enjang warga Desa Bantarjati, Idoh warga
Desa Cikahuripan serta Ukay warga Desa Leuwikaret.
Bupati Bogor menyerahkan
kartu Jamkesda secara simbolis kepada Ali Iduh,Titi Suryati, Ikah Atikah dan M. Jaelani
sebagai guru ngaji serta kepada Mansyur, Enoh Suryana, Izudin dan Acang
Wahyudi. (aan)

Tidak ada komentar