Pencari Kerja Semakin Bertambah
BANDUNG - Pasca Idul Fitri berpeluang bertambahnya para pencari kerja.
Merujuk pada pengalaman di tahun-tahun sebelumnya ditandai dengan peningkatan mobilitas penduduk baik antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi maupun dari Provinsi lain.
Keadaan tersebut, berpeluang pada peningkatan jumlah pencari kerja. "Di Jawa Barat, kondisi tersebut berpeluang adanya penambahan masyarakat yang mencari pekerjaan," kata Kadisnakertrans Jabar, Hening Widiatmoko dalam keterangannya, Kamis (15/8/2013).
Dirinya memaparkan beberapa daerah di wilayah Jawa Barat tercatat menjadi daerah terbanyak pencari kerja antara lain wilayah Bandung Raya dan daerah penyangga Ibukota seperti kawasan Bekasi.
Sementara itu, daerah lain di Jabar seperti Purwakarta, Karawang dan Majalengka kini tengah mengembangkan potensi lapangan kerja. Namun, untuk beberapa kalangan pencari kerja daerah-daerah baru belum banyak diminati dengan salah satu alasannya adalah perihal upah yang diterima belum memenuhi harapan.
Sebagian pencari kerja belum mengetahui soal informasi lowongan kerja di beberapa daerah.Berkenaan dengan persoalan tersebut, sebagai solusinya Pemprov. Jabar akan menyempurnakan sistem informasi ketenagakerjaan sehingga seluruh informasi pekerjaan disemua Kabupaten/Kota dapat diketahui oleh para pencari kerja.
Dalam rangka memaksimalkan informasi lowongan kerja tersebut, Disnakertrans Jabar siap bekerjasama dengan pendekatan kelembagaan seperti kerjasama dengan Dinas Pendidikan.
Perihal perluasan lapangan kerja, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6% per tahun, menargetkan pencapaian penyerapan tenaga kerja di tahun 2017 mencapai 2,1 juta orang, jelas Hening.
TDi tahun ini penyerapan tenaga kerja diharapkan mencapai 200.000 orang dan di tahun-tahun berikutnya sampai tahun 2017, potensi tenaga kerja mencapai akan 400.000 orang per tahun, demikian Kadisnakertrans Hening Widiatmoko. (noer)
Editor: Handi Rsd
Email: redaksiberitabogor@gmail.com
Merujuk pada pengalaman di tahun-tahun sebelumnya ditandai dengan peningkatan mobilitas penduduk baik antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi maupun dari Provinsi lain.
Keadaan tersebut, berpeluang pada peningkatan jumlah pencari kerja. "Di Jawa Barat, kondisi tersebut berpeluang adanya penambahan masyarakat yang mencari pekerjaan," kata Kadisnakertrans Jabar, Hening Widiatmoko dalam keterangannya, Kamis (15/8/2013).
Dirinya memaparkan beberapa daerah di wilayah Jawa Barat tercatat menjadi daerah terbanyak pencari kerja antara lain wilayah Bandung Raya dan daerah penyangga Ibukota seperti kawasan Bekasi.
Sementara itu, daerah lain di Jabar seperti Purwakarta, Karawang dan Majalengka kini tengah mengembangkan potensi lapangan kerja. Namun, untuk beberapa kalangan pencari kerja daerah-daerah baru belum banyak diminati dengan salah satu alasannya adalah perihal upah yang diterima belum memenuhi harapan.
Sebagian pencari kerja belum mengetahui soal informasi lowongan kerja di beberapa daerah.Berkenaan dengan persoalan tersebut, sebagai solusinya Pemprov. Jabar akan menyempurnakan sistem informasi ketenagakerjaan sehingga seluruh informasi pekerjaan disemua Kabupaten/Kota dapat diketahui oleh para pencari kerja.
Dalam rangka memaksimalkan informasi lowongan kerja tersebut, Disnakertrans Jabar siap bekerjasama dengan pendekatan kelembagaan seperti kerjasama dengan Dinas Pendidikan.
Perihal perluasan lapangan kerja, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6% per tahun, menargetkan pencapaian penyerapan tenaga kerja di tahun 2017 mencapai 2,1 juta orang, jelas Hening.
TDi tahun ini penyerapan tenaga kerja diharapkan mencapai 200.000 orang dan di tahun-tahun berikutnya sampai tahun 2017, potensi tenaga kerja mencapai akan 400.000 orang per tahun, demikian Kadisnakertrans Hening Widiatmoko. (noer)
Editor: Handi Rsd
Email: redaksiberitabogor@gmail.com

Tidak ada komentar