Jalan Gunung Sindur - Parung Dibiarkan Rusak
Pengendara sepeda motor kerap jadi korban akibat jalan rusak.
Hujan yang terus mengguyur sejak awal Januari 2014 lalu menyebabkan sebagian besar ruas jalan di Kabupaten Bogor mengalami kerusakan dan berlubang bagai kubangan. Selain menimbulkan kemacetan lalulintas dan membahayakan pengendara, kondisi jalan rusak dan juga mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat.
Jalan yang rusak dan berlubang menjadi semakin membahayakan ketika hujan dan malam hari karena minimnya lampu penerangan jalan. Di Kabupaten Bogor, lubang yang menganga di tengah jalan dengan kedalaman beragam di Jalan Raya Parung-Gunungsindur dan Jalan Raya Gunungsindur-Serpong, terjadi di sejumlah titik.
Jalur utama yang menghubungkan antara wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang Selatan ini terus mengancam keselamatan pengendara. Genangan air di tengah lubang yang cukup dalam membuat pengendara roda dua kerap terjatuh saat melintasi genangan air.
“Sering juga yang jatuh dari motor gara - gara masuk lubang yang lumayan dalam dan tergenang air,” kata Joni Suherman (29), pengusaha tambal ban di Jalan Raya Parung-Gunungsindur Desa Pedurenan, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor. Menurutnya, kondisi jalur Parung-Gunungsindur semakin membahayakan lantaran minimnya lampu penerangan jalan.
Berdasarkan pantauan, lebih dari 50 titik jalan rusak berada di sepanjang Jalan Raya Parung-Gunungsindur dan Gunungsindur-Serpong. Di beberapa titik, bahkan kerusakan jalan terjadi di jalur kanan dan kiri. Lubang-lubang yang menganga di tengah jalan, mencapai ketinggian hingga 15 centimeter.
“Sering juga yang jatuh dari motor gara - gara masuk lubang yang lumayan dalam dan tergenang air,” kata Joni Suherman (29), pengusaha tambal ban di Jalan Raya Parung-Gunungsindur Desa Pedurenan, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor. Menurutnya, kondisi jalur Parung-Gunungsindur semakin membahayakan lantaran minimnya lampu penerangan jalan.
Berdasarkan pantauan, lebih dari 50 titik jalan rusak berada di sepanjang Jalan Raya Parung-Gunungsindur dan Gunungsindur-Serpong. Di beberapa titik, bahkan kerusakan jalan terjadi di jalur kanan dan kiri. Lubang-lubang yang menganga di tengah jalan, mencapai ketinggian hingga 15 centimeter.
Kondisi jalan yang serupa juga terjadi di Jalan Raya Curug-Rawa Kalong, Desa Rawakalong, Desa Curug, Kecamatan Gunungsindur. Jalan rusak dan berlubang tersebut tersebar hingga ke perbatasan Tangerang Selatan. (rtb)
Editor: Annisa
