M.Rudi Ferdian: Ketua Kadin Kab Bogor Periode 2014-2019
Keberadaan Kadin akan lebih terarah sebagai fasilitator.
Pemilihan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor masa jabatan 2014-2019 melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) ke- VI dilakukan secara aklamasi bertempat di Hotel Lor In Sentul Kec. Babakan Madang, Senin, (4/3/2014).
Dalam Muskab yang mengangkat Tema Harmonisasi dan profesionalisme dunia usaha menuju Kabupaten Bogor termaju di Indonesia", menetapkan Ketua Kadin baru masa jabat 2014-2019, H. Moch. Rudi Ferdian. Penunjukan Rudi tersebut, dikarenakan tidak adanya calon lain yang mendaftarkan diri ke Dewan Pertimbangan Kadin.
Wakil Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti secara langsung membuka Muskab Kadin ke- VI tersebut, dalam sambutannya mengatakan bahwa tantangan pasar bebas semakin berat, Kadin Kab. Bogor harus terus merevitalisasi diri dan mengembangkan inovasi-inovasi baru guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor karena akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Wabup berharap kedepan Pemerintah Kabupaten Bogor pada tahun 2018 akan membuka jalan poros tengah timur yang menghubungkan beberapa wilayah di timur Kabupaten Bogor, yang akan tembus ke kawasan Puncak dan Cianjur yang bertujuan untuk menarik investor ke Kabupaten Bogor serta mengatasi kemacetan di Puncak.
Sejalan dengan agenda pemilihan ketua Kadin Periode 2014-2019, Hj. Nurhayanti berharap ketua yang baru nanti memiliki pandangan dan kemampuan yang mumpuni untuk melakukan terobosan-terobosan yang inovatif dengan tetap berpegang teguh pada etika dan ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara, Ketua Kadin Kabupaten Bogor masa jabatan 2009-2014, H. TB. Nasrul meminta ketua yang baru nanti mendorong anggotannya untuk berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Bogor, baik melalui pengembangan usaha yang kompetitif dalam bidangnya masing-masing. Ia juga meminta agar Ketua Kadin yang baru dapat segera menyelesaikan pembangunan Graha Kadin yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan, “ Graha Kadin ini sangat penting, agar Kadin memiliki performance dan dapat memiliki obsesi dalam membangun dunia usaha," ujarnya.
Dilokasi yang sama, Ketua Kadin Baru, H. Moch. Rudi Ferdian mengatakan keberadaan Kadin akan lebih terarah sebagai fasilitator sekaligus pembina bagi pelaku dunia usaha di berbagai bidang. Kadin akan melanjutkan program yang sudah ada, yaitu melakukan pembinaan terhadap para pengusaha kecil dan menengah untuk menjadi pengusaha yang berdaya saing tinggi dan siap menghadapi kompetisi di pasar bebas.
"Kadin harus berkomitmen menlakukan pembinaan serta fasilitator bagi para pengusaha dalam berbagai bidang, tidak hanya pengusaha jasa konstruksi. Yang lebih khusus, para pengusaha kecil menengah yang patut disupport untuk berkembang,” jelasnya.
Pada Muskab kali ini di ikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari pelaku usaha kecil dan menengah, perhotelan, pengusaha jasa Boga, Pengusaha Warnet, Pengusaha Travel, dan BUMD di Kabupaten Bogor, serta dihadiri juga oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi Kadin Provinsi Jawa Barat, Rudy Adriyansah beberapa pimpinan OPD dan perwakilan Muspida. (ajat)
Dalam Muskab yang mengangkat Tema Harmonisasi dan profesionalisme dunia usaha menuju Kabupaten Bogor termaju di Indonesia", menetapkan Ketua Kadin baru masa jabat 2014-2019, H. Moch. Rudi Ferdian. Penunjukan Rudi tersebut, dikarenakan tidak adanya calon lain yang mendaftarkan diri ke Dewan Pertimbangan Kadin.
Wakil Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti secara langsung membuka Muskab Kadin ke- VI tersebut, dalam sambutannya mengatakan bahwa tantangan pasar bebas semakin berat, Kadin Kab. Bogor harus terus merevitalisasi diri dan mengembangkan inovasi-inovasi baru guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor karena akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Wabup berharap kedepan Pemerintah Kabupaten Bogor pada tahun 2018 akan membuka jalan poros tengah timur yang menghubungkan beberapa wilayah di timur Kabupaten Bogor, yang akan tembus ke kawasan Puncak dan Cianjur yang bertujuan untuk menarik investor ke Kabupaten Bogor serta mengatasi kemacetan di Puncak.
Sejalan dengan agenda pemilihan ketua Kadin Periode 2014-2019, Hj. Nurhayanti berharap ketua yang baru nanti memiliki pandangan dan kemampuan yang mumpuni untuk melakukan terobosan-terobosan yang inovatif dengan tetap berpegang teguh pada etika dan ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara, Ketua Kadin Kabupaten Bogor masa jabatan 2009-2014, H. TB. Nasrul meminta ketua yang baru nanti mendorong anggotannya untuk berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Bogor, baik melalui pengembangan usaha yang kompetitif dalam bidangnya masing-masing. Ia juga meminta agar Ketua Kadin yang baru dapat segera menyelesaikan pembangunan Graha Kadin yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan, “ Graha Kadin ini sangat penting, agar Kadin memiliki performance dan dapat memiliki obsesi dalam membangun dunia usaha," ujarnya.
Dilokasi yang sama, Ketua Kadin Baru, H. Moch. Rudi Ferdian mengatakan keberadaan Kadin akan lebih terarah sebagai fasilitator sekaligus pembina bagi pelaku dunia usaha di berbagai bidang. Kadin akan melanjutkan program yang sudah ada, yaitu melakukan pembinaan terhadap para pengusaha kecil dan menengah untuk menjadi pengusaha yang berdaya saing tinggi dan siap menghadapi kompetisi di pasar bebas.
"Kadin harus berkomitmen menlakukan pembinaan serta fasilitator bagi para pengusaha dalam berbagai bidang, tidak hanya pengusaha jasa konstruksi. Yang lebih khusus, para pengusaha kecil menengah yang patut disupport untuk berkembang,” jelasnya.
Pada Muskab kali ini di ikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari pelaku usaha kecil dan menengah, perhotelan, pengusaha jasa Boga, Pengusaha Warnet, Pengusaha Travel, dan BUMD di Kabupaten Bogor, serta dihadiri juga oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi Kadin Provinsi Jawa Barat, Rudy Adriyansah beberapa pimpinan OPD dan perwakilan Muspida. (ajat)
Editor: Annisa
